Seorang Yang Mempunyai Mimpi-mimpi Besar Tentang Pengembangan Kreatif Marketing Untuk Perusahaan Anda Andi Riawan Krisdianto.Com
Profesional Creative Marketing, Bussines Auditor, Elektrik & Komputer Maintenance, Control panel, Pengadaan barang
Hasil yang di capai adalah tergantung bagaimana cara kita memperjuangkan sampai keringat darah terakhir sekalipun, semangat dan terus semangatlah jangan biarkan kita hidup dan mati tanpa kesuksesan apapun

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

sedekah mendatangkan banyak keuntungan dan barokah

No rekening donasi dan sedekah : BCA 0960663675 , BRI 0004 01 030993 50 0

Rabu, 22 Juni 2011

Rekening Emosi

“Kehidupan sebenarnya seperti cermin. Ketika kita berbuat baik untuk orang lain, orang2 akan berbuat baik kepada kita.”

“Mengapa kadang kita sangat mudah memaafkan si A, dan selalu membelanya bila ada yang mengkritik. Sebaliknya kita mudah sekali marah pada si B hanya karena kesalahan yang kecil saja, dan selalu memandang dari sisi negatipnya?”

Setiap orang, didalam hatinya, memiliki rekening emosi atas nama teman, dan semua orang yang dikenalnya. Ketika si A berbuat baik pada saya, saya catat nilai positip pada rekeningnya. Ketika si A berbuat baik pada anak buahnya, saya melihat dan mencatat lagi pada rekeningnya. Perbuatan baik berkali kali, baik kepada saya ataupun pada orang lain yang saya tahu, membuat rekening positipnya menumpuk. Sehingga suatu saat dia lepas janji pada saya, maka saya anggap dia lalai tanpa sengaja dan langsung saya maafkan, karena dia punya banyak sekali tabungan positip pada rekeningnya.

Sebaliknya, orang yang anda anggap egois, sering berkelakuan buruk pada anda, ataupun pada orang lain, anda catat nilai negatip pada rekeningnya. Ketika dia memaki pembantunya, memukul anjingnya, anda catat karakter orang ini dengan nilai negatip terus. Sehingga walaupun dia sudah berbuat sedikit kebaikan pada anda, tetap saja anda tidak menyukainya, karena negatipnya jauh melebihi positipnya.

Kalau anda dicatat selalu positip pada orang sekeliling anda, maka jalan anda adalah jalan nikmat yang berbentang rumput hijau. Karena apapun yang anda lakukan akan lebih dinilai secara positip oleh orang lain. Sebaliknya kalau anda dicatat berrekening negatip dimana mana, jalan anda adalah jalan penuh kerikil tajam dan pecahan kaca, yang harus anda lalui dengan telanjang kaki. Sedikit salah saja, bisa jadi membuat anda luka dan berdarah darah.

Contoh sederhana kehidupan adalah ketika orang yang dianggap baik berkata sinis, katanya lucu, kalau yang “mbencekno” berkata sinis, dibilang memang orang jahat sesat. Itulah manfaatnya rekening emosi yang positip pada banyak orang.

Dengan rekening positip yang banyak, anda akan ditolong orang saat kesusahan, dibantu saat berbisnis, dibeli walau harga agak mahal, direferensikan ke mana mana.

Maka, marilah kita berbuat baik, menolong orang, dan berprilaku yang menghasilkan rekening emosi positip pada orang2 disekeliling kita, karena hal itu akan membawa kemudahan luar biasa dalam kita mencapai mimpi dan kesuksesan kita.



andi riawan krisdianto

Sudut Pandang

Beberapa tahun silam, dikota Monza, Italy, ada larangan memelihar ikan mas didalam kaca bulat. Alasannya adalah karena ini dianggap sebuah kekejaman: sang ikan akan memandang dunia luar dengan padangan yang salah, karena semua akan nampak lebih besar dari realitas.

Dijaman dulu, pada tahun 150 (hampir 2000 tahun silam), semua orang percaya pemahaman The Ptolemaic Universe, bumi adalah pusat alam semesta, dan matahari rembulan mengelilingi bumi ini. Pemahaman ini dianut sampai tahun 1543, ketika Copernicus menerbitkan teori bahwa mataharilah yang diam dan bumi serta yang lain mengelilinginya.

Pada tahun 1633 Galileo dihukum oleh Gereja karena dianggap melawan ajaran kitab suci, dan mendukung ajaran Copernicus yang menyebutkan bumi itu mengitari matahari. (Buku Copernicus baru diterbitkan setelah dia meninggal dunia, untuk menghidari tuntutan Gereja). Galileo dihukum tahanan rumah seumur hidupnya, yang katanya saat menjelang matinya masih saja bergumam “Tapi bumi itu berputar”. Hanya setelah pada tahun 1992 lah Gereja mengakui telah salah mendakwa Galileo.

Mundur kebelakang lagi, kita akan dihadapkan pada mitos kaum Viking, yang menganggap gerhana itu adalah karena serigala sakti menelan matahari atau rembulan. Sehingga orang2 Viking akan menabuh genderang dan membuat suara suara bising lainnya, supaya serigala mau segera melepas sang matahari. Sebuah versi lain Hanoman.

Sebenarnya realitas itu apa? Apakah yang kita tahu ini semuanya “benar”? Mungkin jugakah kita hidup di dunia ‘Matrix”, bahwa semua ini sebenarnya fatamorgana? Mungkin jugakah kita sebenarnya ikan mas pada akuarium bulat yang membuat kita salah melihat dunia luar? Realitas dibentuk oleh keyakinan kita, yang bisa sangat salah.

Menurut riset, kalau kita memakai kacamata yang bisa membalik apa yang kita lihat, sehingga semua yang kita lihat terbalik, jadi langit dan atap rumah dibawah, maka setelah sesaat otak kita akan membaliknya dan kita akan merasa seperti melihat normal. Dan ketika kacamata itu dilepas kita malah melihat semuanya terbalik untuk beberapa saat.

Pemahaman wanita cantikpun berbeda, ada yang punya sudut pandang leher dipanjangkan itu cantik, ada yang mengatakan kaki diikat menjadi kecil itu cantik, atau telinga dipanjangkan barulah cantik.

Sudut pandang kita akan kehidupan dibentuk oleh pemikiran kita akan dunia luar, sebuah “worldview” yang terbentuk oleh keadaan, pembelajaran, dan lingkungan. Memahami ini, sebenarnya kita dapat “membentuk” sudut pandang yang lebih “menguntungkan” untuk diri kita sendiri.

Kalau kita beranggapan bahwa “Kerja itu ibadah”, maka kita akan lebih rela dan mau untuk melakukannya dengan sebaik baiknya. Kalau kita menganggap bahwa prilaku yang baik akan mendapat imbalan, “karma pala”, maka prilaku kita akan menjadi teladan yang baik.

Kalau kita menganggap sekolah itu tidak berguna, maka tidak mungkin kita mau kuliah terus. Sebaliknya, kalau kita yakin bahwa kita akan lebih sukses kalau selalu mau belajar dan memperbaiki diri, kita akan rela dan mau belajar terus, sehingga sukses akan lebih mungkin dicapai. Marilah memanfaatkan pemahaman ini untuk kemajuan dan kesuksesan kita sendiri.



andi riawan krisdianto

Perubahan Jaman

Jaman baru.

Dijaman dulu, orang menciptakan kapak untuk menebang pohon, tombak untuk memburu binatang yang akan dimakan, pisau untuk memudahkan memotong binatang. Semua fokus penemuan adalah perpanjangan “fisik” kita. Dapat menumbangkan pohong yang dulunya belum bisa, sekarang bisa. Memburu binatang dengan lebih mudah. Perpanjangan tangan dan kaki kita. Begitupun penemuan sepeda, untuk menggantikan kaki yang berjalan jauh melelahkan. Panah, pisau, meriam, mobil, kapal, semuanya adalah ekstensi “physical need” kita. Hubungan external diri kita ke alam.

Dijaman sekarang kita memiliki handphone yang bisa konek ke teman di Jerman dengan langsung, konek dengan 500 teman lain dengan facebook, memahami informasi yang kalau dicetak bisa sepuluh gudang dan dilipat dimasukkan dalam harddisk kita. Kebutuhan untuk membuat laporan keuangan dengan cepat dalam proses komputer. Semua ini adalah perpanjangan “mental” kita, Hubungan internal diri kita dengan dunia luar. Bukan kebutuhan fisik lagi.

Perubahan ini membuat orang yang kuat seperti Hercules dulu sangat berharga, sekarang orang genius seperti Steve Jobs yang sukses. Dari fisikal ke mental. Perubahan dari kebutuhan fisik eksternal kita, menjadi kebutuhan mental internal kita.

Perubahan lain adalah dari ukuran atau fisik, menuju nilai. Dulu yang hebat adalah Piramida Mesir, Great Wall China, sekarang menuju pada penemuan DNA, google, amazon, facebook, Wall Streen, saham, yang tidak kelihatan fisiknya. Ukuran besar bukan lagi menjadi hal terpenting. Kekuatan mata uang dollar, yang bukan lagi fisik, menjadi kekuatan terbesar dunia. Dari ukuran dan kemegahan, menjadi nilai.

Dari simple, menjadi kompleks. Dulu samurai adalah senjata sederhana yang terhebat, sekarang bomb bisa dalam bentuk apa saja dengan kemampuan membunuh beribu kali lipat. Segala hal baru adalah kompleks. Jaman batu membuat alat pembuhuh hewan dari lempengan batu, dikerjakan satu orang. Sekarang sebuah “mouse” computer dikerjakan oleh komplkesitas puluhan/ratusan pabrik (penimba minyak supaya jadi plastik, pembuat per, teknologi digital dan seterusnya).

Dijaman kerajaan Romawi, konon Raja memiliki 650 tukang masak untuk menyiapkan makanan kerajaan. Sekarang ketika anda pesan di Mc Donald, satu hamburger adalah kombinasi karya jauh lebih dari 650 orang diseluruh dunia. Kompleks, tapi kelihatannya sederhana, dan tetap relatip murah.

Perubahan jaman membuat perpanjangan tubuh menjadi perpanjangan mental, besar menjadi nilai, dan simple menjadi kompleks. Yang terpenting menciptakan produk atau service yang mempunyai nilai besar, sulit dan kompleks, dan lebih memuhi kebutuhan mental kita.

Dan untuk menjadi sukses dijaman ini, kembali pada formula : Sulit, Langka, Berguna. Buatlah kompetensi anda untuk mengerjakan hal2 yang sulit, langka, dan memberi value besar bagi banyak orang. Selamat menikmati jaman baru. Salam sukses untuk anda.


andi riawan krisdianto

TolStoy

Penulis Rusia yang hebat, Leo Tolstoy, pada suatu hari berjalan jalan, dan merasa kasihan pada seorang pengemis. Maka dia berhenti, dan ingin memberi uang kepada si pengemis. Ketika dia merogoh kantongnya, baru disadarinya dia tidak membawa uang.

Maka dijabatnya tangan si pengemis sambil berkata: “Saudaraku jangan marah, maafkan aku, hari ini aku tidak membawa uang.” Si pengemis tiba2 matanya berbinar binar, dengan syukur dan penuh kebahagiaan dia berkata: “ Aku tidak mungkin marah, perkataanmu telah merupakan penghargaan yang terbesar yang aku pernah rasakan selama ini.”

Leo Tolstoy memang tidak memberi uang, tapi dia telah mengembalikan harga diri sorang pengemis yang biasanya selalu di rendahkan masyarakat. Dan nilai kata2 satu kalimat Tolstoy telah memberikan nilai yang jauh lebih besar dari uang yang bisa diberikan kepada pengemis.

Setiap manusia, apapun latar belakangnya, mempunyai kesamaan yang mendasar. Semuanya ingin dipuji, ingin diakui, ingin dihargai, ingin didengarkan, dan ingin dihormati.

Tidak peduli dia adalah pengemis, ataupun pebisnis, ataupun pengusaha kaya, selalu mempunya ego dan keinginan yang sangat manusiawi ini. Dan rahasia sederhana ini pasti akan meningkatkan kemampuan anda dalam berhubungan dengan siapapun didalam network anda.

Kita harus belajar melihat siapapun sebagai manusia yang mempunyai kelebihan sendiri dendiri. Kita harus mampu menghargai orang lain, dari dalam hati kecil kita. Tulus menganggap orang lain setara, atau bahkan lebih dari kita. Dengan demikian maka segala urusan komunikasi akan selesai dengan sendirinya. Dan anda akan lebih mudah mencapai sukses anda.



andi riawan krisdianto

yang keluar dari mulut

Para periset dari Wake Forest University, the University of Nebraska, dan Washington University melakukan riset terhadap mahasiswa yang diminta menilai teman2nya. Didapatkan bahwa orang yang menilai teman2nya secara negatip, ternyata adalah orang2 yang mempunyai kepribadian negatip juga. Sedangkan orang yang menganggap orang lain selalu positip, memiliki personality yang baik dan disukai banyak orang. Orang positip ini memiliki tingkat kepuasan yang lebih, tidak tertekan, bahkan punya nilai akademis rata2 yang lebih baik.

Ketika kawan anda menceritakan orang lain, apa yang dikatakannya: hal yang negatip atau positip? Gossip, makian, dengki, amarah, ataukan pujian, syukur, damai, kagum, yang mengalir keluar dari mulutnya? Hal ini ternyata mengurai karakter dan jiwa orang itu sendiri, dan menjadi cermin apa yang ada didalam dirinya.

Orang2 yang selalu negatip terhadap kehidupan, biasanya tidak mudah bersosialisasi, tidak setuju terhadap apa saja, penuh kritik, dan narsis berlebihan. Dan ternyata sifat2 ini tidak mudah berubah. Riset yang sama pada orang yang sama setahun kemudian mengungkapkan kesamaan hasil, yang membuktikan orang2 tidak berubah dari watak asalnya bersama jalannya waktu.

Maka amatilah orang2 yang selalu mengatakan hal yang positip tentang orang lain, kejadian lain, pekerjaan, keadaan negeri, dan apa saja, kepada anda. Orang2 ini biasanya percaya pada orang lain, bersikap manis, mengatakan hal2 positip dengan tulus, dan memiliki emosi yang stabil. Berteman dan bersahabatlah dengan orang2 demikian, karena selain ini menularkan optimisme kepada anda, orang2 ini juga yang mempunya kemungkinan sukses lebih besar daripada yang negatip.

Jadi perhatikan “apa yang keluar dari mulutnya”, tertuama ketika dia bercerita tentang orang lain kepada anda, karena dari sana sebenarnya sudah dapat dilihat apakah dia orang yang menyenangkan atau menyebalkan. Hitung kalimat piostip, dan hitung kalimat negatip yang keluar dalam sehari, dan bandingkan mana yang lebih banyak. Kalimat netral tidak diperhitungkan. Semakin banyak positipnya, maka semakin menyenangkan anda, semakin mudah sukses, dan semakin bahagia kehidupannya.

Bagi yang memiliki kebiasaan negatip dan ingin berubah, ternyata kebiasaan dan sifat2 ini memang masih bisa dirubah. Tapi sangat tidak mudah merubahnya. Psychologist Phillippa Lally dari University College London, meminta 96 mahasiswa untuk membentuk kebiasaan, misalkan minum dua gelas air sebelum makan siang, dan mendapatkan bahwa perubahan itu cukup sulit dan baru terbentuk setelah berbulan bulan. Kelupaan sehari dua hari tidak menjadi masalah, asalkan mau meneruskannya. Jadi kebiasaan baru yang baik bisa dibentuk, dengan keyakinan dan upaya yang keras.

Mulailah dengan mengucapkan kata2 yang yang positip, memuji, menghargai, dan mensyukuri kehidupan dengan tulus. Bukan hanya tentang orang lain saja, tapi juga tentang pekerjaan, tentang kehidupan, bahkan tentang kucing tetangga yang nakal. Salam positip.



andi riawan krisdianto

Burung

Seorang pemburu berhasil menangkap seekor burung. Sang burung berkata kepada pemburu: “ Lepaskan aku, dan akan kuberikan 3 nasihat kepadamu.” Sang pemburu ragu2, tapi akhirnya setuju juga untuk melepaskan sang burung untuk ditukar dengan 3 nasihat.

Ketika dilepas, sang burung memberikan nasihat pertamanya: “Relakan apa yang telah terlepas dari tanganmu, betapapun berharganya hal itu.” Pemburu berpikir sejenak, dan merasa nasehat ini berguna untuk dirinya dalam menjalani hidup yang tidak menentu ini.

Sang burung terbang menjauh dan memberi nasihat kedua: “Janganlah terlalu percaya pada hal2 yang terlalu baik dan tidak masuk akal sehat.” Pemburu merasa menarik juga nasihat ini, dan baik untuk kehidupannya. Dia tersenyum dan merasa senang telah menukar sang burung dengan nasihat2 bijak ini.

Sang burung terbang keatas pohon dan berkata: “Pemburu bodoh, sebenarnya ada harta kekayaan berlimpah padaku, didadaku ada dua permata besar yang sangat berharga, kalau saja kau bunuh aku, dan kau jual permata ini, kau akan menjadi orang yang sangat kaya raya.” Sang pemburu sangat marah, dan sangat menyesal telah melepaskan sang burung. Ingin dia mengejar lagi dan menangkap lagi sang burung, tetapi pohon itu terlalu tinggi dan terlalu jauh darinya.

Sambil menekan amarah dan rasa sesalnya sang pemburu berkata: “Ayo berikan nasihatmu yang ketiga.” Sang burung pun berkata: “Ah betapa tololnya kamu, baru saja kuberikan dua nasihat berharga, telah kau abaikan keduanya. Lihatlah dirimu sendiri, kaulepaskan diriku, dan masih kau sesali pula, dan masih juga kau percaya pada hal2 yang diluar akal sehat. Inilah nasehatku ketiga: Janganlah hidup dengan bodoh. Gunakan akal pikiranmu. Semoga hidupmu lebih baik.” Dan sang burungpun terbang pergi meninggalkan sang pemburu yang termangu.


andi riawan krisdianto

Melahirkan Inovasi yang Tepat dalam Waktu yang Cepat

Dalam era perubahan dan persaingan yang ketat ini, inovasi mutlak dibutuhkan dalam bisnis apapun. Sayangnya, banyak perusahaan tidak tahu cara menciptakan inovasi yang tepat. Design Thinking Workshop memberikan perangkat praktis untuk menjawab kebutuhan ini. Anda akan mendapatkan pengetahuan yang siap Anda aplikasikan untuk bisnis Anda.

Design Thinking akan berguna untuk:

- Menemukan Insight Tersembunyi dari Pelanggan. Metode praktis dari design thinking memudahkan Anda mengenali kebutuhan pelanggan dan mengapresiasi hal-hal yang penting bagi mereka. Dengan kemampuan ini, Anda akan dapat menemukan insight pelanggan yang tidak disadari oleh kompetitor Anda.

- Memperkecil Resiko Kegagalan dalam berinovasi. Meluncurkan sebuah produk atau layanan baru ke pasar merupakan keputusan yang beresiko tinggi. Design thinking bisa membantu Anda mengantisipasi resiko ini lewat proses iterasi dari penggunaan prototype dan user testing.

- Memaksimalkan Potensi Kreativitas Anda. Setiap orang punya potensi kreativitas yang tidak terbatas dalam dirinya, tetapi tidak banyak yang dapat memaksimalkannya. Design thinking membantu Anda mengenali potensi ini secara maksimal sehingga Anda dapat memanfaatkannya untuk menciptakan berbagai inovasi bagi perusahaan.

Proses yang akan Anda lalui dalam tiga hari workshop ini terdiri dari berbagai kegiatan lapangan yang fun (70%) dan akan ditunjang dengan pembekalan materi mutakhir yang disampaikan dengan menarik (30%). Tiap 5 peserta akan bekerja dalam kelompok dengan pendampingan satu orang fasilitator berpengalaman. Jumlah peserta yang sangat terbatas, materi eksklusif yang disampaikan, serta proses kerja yang berbasis pada proyek lapangan akan memberikan pengalaman yang pasti tidak terlupakan. Setelah tiga hari workshop ini, Anda pun siap untuk menjadi seorang Design Thinker.

Prinsip-prinsip praktis yang diperoleh dari Design Thinking Workshop ini akan dapat diaplikasikan dalam berbagai industri, seperti:

- Industri Consumer Goods

- Modern Outlets

- Dealer dan Jasa Servis Kendaraan Bermotor

- Lembaga Pendidikan

- Bisnis Franchise

- Perusahaan Jasa Transportasi

- Perbankan

- Layanan Instansi Pemerintah

- Rumah Sakit, Laboratorium

- Produsen Manufacture

- Dan lain-lain



andi riawan krisdianto

Dokter Masalah Keuangan & Kehidupan Anda

Dokter Masalah Keuangan & Kehidupan Anda
Silahkan Transfer Biaya Konsultasi Sebagai Donasi Pengembangan Dr. Solusi

Semangat Baru KITA HARUS BERUBAH, KITA BISA

Semangat Baru KITA HARUS BERUBAH, KITA BISA
Faith makes all things possible.Hope makes all things work. Love makes all things beautiful. May you have all of the three.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Elf Coupons